Home / Post / Berita / Pertamina Wilayah Papua Siapkan Konversi Minyak Tanah ke Gas

Pertamina Wilayah Papua Siapkan Konversi Minyak Tanah ke Gas

Abepura – Sebanyak 150 orang prajurit Korem 172/PWY dan Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab rem 172 menerima penyuluhan dan sosialisasi penggunaan kompor gas dari pihak Koperasi PT. Pertamina MOR 8 Papua-Maluku, di Aula Makorem 172/PWY, Kamis (10/1).

Ketua tim sosialisasi, Bpk. Paris Panggalo menyampaikan bahwa, di tahun 2019 ini Pertamina akan segera menyalurkan gas ke masyarakat di wilayah Papua.

“Dalam waktu dekat, PT. Pertamina segera menyalurkan tabung gas 3 kg beserta dengan kompor gas secara cuma-cuma atau gratis. Pelaksanaannya nanti melalui ketua RT di masing-masing wilayah dan dilakukan secara bertahap. Kegiatan ini sebagai wujud nyata pemerintah dalam upaya mengkonversi minyak tanah ke gas”, katanya.

Di wilayah Jayapura sendiri, sebagian masyarakat telah menggunakan gas elpiji, namun hal tersebut belum diikuti oleh masyarakat secara luas. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya masih banyak masyarakat yang beranggapan bahwa gas elpiji berbahaya untuk digunakan.

“Untuk mematahkan anggapan tersebut, kami dari PT. Pertamina memberikan penyuluhan dan sosialisasi penggunaan kompor gas serta pengamanan dalam penggunaannya. Untuk saat ini kami fokuskan ke instansi-instansi pemerintah serta instansi TNI-Polri di setiap wilayah”, katanya.

Pihaknya berharap, agar Prajurit Korem 172/PWY beserta Ibu-ibu Persitnya juga dapat berperan dalam mensosialisasikan informasi penting ini kepada seluruh elemen masyarakat dilingkungannya. Sehingga informasi seperti bisa cepat sampai kepada masyarakat tanpa harus menunggu penyuluhan dan sosialisasi dari pihak Pertamina.

Sementara itu, Kepala Penerangan Korem 172/PWY Mayor CHK Eka Yudha menganggap bahwa informasi seperti ini wajib diberikan kepada masyarakat khususnya di Papua sebelum program pemerintah tersebut berjalan.

“Dengan melihat demonstrasi secara langsung, masyarakat bisa melihat sendiri dari cara pemasangan, penggunaan hingga cara mengamankannya ketika ada masalah. Yang terpenting adalah menggunakan gas sangatlah mudah, harganya juga terjangkau dan lebih irit dibandingkan dengan penggunaan minyak tanah”, katanya. (Prd/Cen)

 

About redaksi