Home / Babinsa Mediasi Penyelesaian Masalah Secara Kekeluargaan

Babinsa Mediasi Penyelesaian Masalah Secara Kekeluargaan

Keerom – Babinsa koramil 23/skanto Kopda Yuli barrang, menghadiri kegiatan penyelesaian masalah penikaman yang dilakukan sdr. Timo Wanerengga kepada sdr. Lingkar Kogoya yang dilaksanakan secara kekeluargaan/Adat kediaman bapak Edison Ennumbi (kepala kampung Alang-alang raya) jln Gurami Arso 3 Distrik Skanto, Pada hari Selasa (14/07).

Penyelesaian masalah penganiayaan/ penikaman saudara Lingkar Kogoya yang dilakukan oleh saudara Timo Wanerengga yang megakibatkan saudara Lingkar Kogoya mengalami luka tusuk di punggung yg terjadi pada tgl 10 juli 2020, saudara Lingkar Kogoya melaporkan saudara Timo Wanerengga ke Polsek Skanto tentang kasus penganiayaan dirinya.

Namun dari pihak kampung Alang-alang meminta ke Polsek skanto untuk menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan di karenakan korban dan pelaku masih ada hubungan keluarga.

Berdasarkan kesepakatan tersebut maka kepala kampung alang-alang raya dan pemangku adat mengundang kedua belah pihak dan keluarga untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Setelah melalui diskusi yang sagat panjang dan mendegarkan keteragan dari kedua belah pihak dan saksi. akhirnya terjadi kesepakatan antara pelaku dan korban bahwa mereka berdua siap berdamai dan mematuhi keputusan adat yang sudah di sepakati yaitu denda berupa uang sebesar Rp 50 juta dari pihak korban dan dari pihak pelaku. karena menurut pemangku adat keduanya bersalah yaitu dari pihak korban dalam keadaan mabuk dan megeluarkan kata- kata kotor ke pelaku.

Dan dari pihak pelaku dinyatakan bersalah karena memukul dan menggunakan senjata tajam, menurut pemangku adat mereka berdua telah mencoreng nama baik kampung alang-alang raya yang selama ini sudah aman dan kondusif.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Edison ennumbi (kepala kampung), Lukas ennumbi (tomas), Pelimat walia (toga),Tinus walia (toko adat), Eli telenggen (saksi), Bripka Marani (babinkamtibmas), Kopda Yuli barrang (babinsa), Lingkar kogoya (korban), Timo wanerengga (pelaku), Keluarga dari kedua belah pihak.

 

About admincen