Home / Post / Berita / “Bakar Batu” Awali Kegiatan TMMD Ke-105 Kodim 1710/Mimika TA. 2019

“Bakar Batu” Awali Kegiatan TMMD Ke-105 Kodim 1710/Mimika TA. 2019

Timika  ̴ Setiap daerah di Indonesia menyimpan keunikan tersendiri, seperti bahasa daerah, pakaian adat, makanan khas, maupun kebiasaan masyarakatnya. Mungkin tidak banyak yang tahu bahwa Papua memiliki tradisi yang cukup unik yaitu upacara Bakar Batu. Ini merupakan upacara tradisional yang dilakukan oleh masyarakat di sana pada saat-saat yang penting.

Tujuan upacara ini adalah sebagai ritual untuk memanjatkan doa memulai suatu kegiatan, menunjukkan rasa syukur, menyambut kebahagiaan atas kelahiran, kematian, atau dilakukan untuk mengumpulkan prajurit ketika berperang. Suku yang tinggalnya di daerah pegunungan terkenal dengan memasak dengan cara membakar batu, inilah suku yang biasanya melakukan upacara Bakar Batu.

Seperti halnya yang dilakukan oleh masyarakat pegunungan suku mayoritas Nduga,  Dani dan Amungme yang berdomisili di Kp. Mandiri Jaya, Distrik Wania, Kab. Mimika, mengawali kegiatan TMMD ke-105 Kodim 1710/Mimika kali ini melaksanakan acara adat bakar batu, sebagai wujud permohonan doa kepada Tuhan YME agar dalam pelaksanaan TMMD mulai dari awal pembukaan sampai dengan penutupan senantiasa diberikan kelancaran dengan hasil yang maksimal, Rabu (10/07/2019).

Tradisi ini dimulai dengan penyerahan babi sebagai persembahan dari Dandim 1710/Mimika Letkol Inf Pio L. Nainggolan, S.E., M.Tr (Han)., sebanyak 4 ekor kepada warga. Sebagai Dansatgas TMMD ke-105 Dandim 1710/Mimika  sangat mengapresiasi kegiatan ini sehingga beliau turun langsung ke lapangan untuk mengikuti prosesi acara bakar batu sampai dengan selesai. Harapan yang ingin dicapai yaitu apa yang menjadi hajatan dalam TMMD kali ini dapat terlaksana dengan lancar serta hasil yang maksimal.

Saat dikonfirmasi disela-sela kegiatan, Dandim mengatakan bahwa Kegiatan ini merupakan suatu tradisi yg di lakukan oleh masyarakat pegunungan sebagai bentuk doa memulai kegiatan  maupun ungkapan rasa syukur kepada Tuhan YME  sehingga  apa yang menjadi hajatan dapat dikabulkan oleh yang maha kuasa.

“Saya sangat mengapresiasi apa yang menjadi keinginan warga untuk mengadakan acara adat bakar batu sebagai doa supaya dalam pelaksanaan TMMD ke-105 Kodim 1710/Mimika tahun ini dapat berjalan dengan lancar, mulai dari pembukaan sampai dengan penutupan dengan hasil yang maksimal. Untuk itu saya sumbang 4 ekor babi kepada warga supaya hajatan Kodim 1710/Mimika dapat terkabul”, ungkap Dandim. (Prd/Cen)

About redaksi