Bedah SD Rimba, Satgas TNI 431/SSP Cerdaskan Kehidupan Berbangsa

Sawaerma – Memperoleh pendidikan merupakan hak bagi seluruh anak Indonesia tanpa terkecuali. Namun kondisi ekonomi, budaya serta kondisi wilayah menjadi ciri khas tersendiri bagi banyak anak-anak pedalaman Papua untuk mendapatkan hak pendidikan.

Terlebih dengan kondisi Sekolah beserta sarana dan prasarana yang tidak memadai akan sangat berpengaruh terhadap kualitas pendidikan anak-anak Papua terutama yang tinggal di pedalaman.

Ditengah kondisi tersebut, serta kondisi keamanan yang masih perlu mendapat perhatian lebih, Satgas Yonif PR 431/SSP di bawah Komando Dansatgas Letkol Inf Kemas Muhammad Nauval melaksanakan bedah Sekolah di pedalaman Papua, tepatnya SD Rimba yg terletak di Kampung Mumugu 2, Distrik Sawaerma Kabupaten Asmat. Rabu (17/08/2022).

Bedah Sekolah tersebut memiliki proses diantaranya dengan mengerjakan perbaikan ruangan kelas yang awalnya lantai ruangan tersebut tidak layak untuk dilaksanakan proses belajar mengajar, perbaikan jalan penghubung menuju SD Rimba, pembuatan Peta Indonesia dan pengecatan SD Rimba. Selain itu, personel Pos Batas Batu Satgas Yonif PR 431/SSP juga membuat meja sekolah sebanyak 11 set yang dikerjakan selama 4 hari untuk mengisi SD Rimba yang sebelumnya belum memiliki meja belajar.

“Bedah Sekolah ini bertujuan agar anak-anak merasa nyaman pada saat proses belajar mengajar, sehingga menimbulkan semangat untuk mengenyam pendidikan di Sekolah Dasar tersebut,” ucap Dansatgas Yonif PR 431/SSP Letkol Inf Kemas Muhammad Nauval.

“Selain itu, Bedah Sekolah ini merupakan wujud kepedulian prajurit Satgas Yonif PR 431/SSP untuk turut serta mencerdaskan kehidupan Bangsa yang diamanatkan oleh Undang-undang, sekaligus salah satu upaya untuk merebut hati dan pikiran rakyat,” imbuhnya.

Otentifikasi : Pendam XVII/Cenderawasih.

Check Also

Atasi Kesulitan Warga, Babinsa Koramil 1708-06/Supiori Utara Bantu Perbaiki Jembatan

Supiori ~ Babinsa Koramil 1708-06/Supiori Utara Serka Yan Pasiga bergotong-royong besama dengan warga masyarakat memperbaiki …