Home / Post / Berita / Dansatgas Berikan Materi Bela Negara Di Perbatasan RI-PNG

Dansatgas Berikan Materi Bela Negara Di Perbatasan RI-PNG

Dansatgas Pamtas Yonif 713/Satya Tama Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol., menjadi salah satu nara sumber dalam kegiatan Sosialisasi aturan perundang-undangan yang terkait dengan aturan lintas batas, kepabeanan, narkotika dan bela negara. Selasa (29/10/2019)

Sebelum memberikan materinya Dansatgas menggugah  semangat peserta dengan memberikan Yel Yel Papua Damai, NKRI harga mati. Hal ini dilakukan Dansatgas karena untuk meningkatkan jiwa semangat agar lebih menggelora.

Bela Negara menjadi materi yang dipercayakan oleh Panitia untuk di bawakan oleh Dansatgas, karena saat ini Yonif 713/ST lah yang sedang bertugas di wilayah perbatasan khususnya perbatasan RI-PNG Skouw.

Dalam penyampaiannya  Dansatgas menjelaskan apa yang menjadi tugas dan tanggung  jawab Satgas Pamtas Yonif 713/ST diantaranya melaksanakan pengamanan RI-PNG dan mencegah pindah patok batas MM 1 s.d MM.3A, mencegah pelintas batas illegal, penebangan kayu ilegal, penyeludupan, peredaran narkoba dan lain lain.

Dansatgas juga menjelaskan ancaman-ancaman  bangsa di perbatasan RI-PNG seperti Narkoba, Ilegal Loging, penyakit menular, satwa dilindungi, human trafficking, vanili, miras, gelembung ikan dan ilegal fishing.

Dalam penyampaian materi ini ada beberapa masyarakat yang memberikan pertanyaan diantaranya bapak  Korinus Yenusi RW 03 Kelurahan Awiyo yang menyarankan supaya ada kerjasama terhadap pemerintah dengan aparat dalam hal ini TNI terkait dengan bela negara, supaya bela negara itu dimasukkan kedalam kurikulum pelajaran atau dibuat suatu kegiatan bela negara terhadap para pemuda dengan harapan diantara pemuda itu muncul rasa kecintaan kepada negara.

Dansatgas menjelaskan bahwa hal ini sudah ada dalam rencana kegiatan Satgas dan kami sudah sampaikan ke bapak Walikota tentang rencana ini dan beliau siap mendukung program ini.

Terakhir Dansatgas mengajak semua elemen masyarakat bahwa bela negara itu merupakan tugas kita semua, “Tugas bela negara bukan hanya tugas TNI dan Polri, tetapi menjadi tugas kita semua. Untuk itu kami mengharapkan kepada semua masyarakat bisa bekerjasama dengan Satgas kalau ada informasi yang perlu disampaikan silahkan menghubungi Dansatgas atau pos-pos terdekat kami”, terangnya.

Bapak Mathius selaku panitia kegiatan sosialisasi ini mengucapkan terimakasih banyak kepada ke empat pemberi materi secara khusus kepada Dansatgas Pamtas Yonif 713/ST yang telah berkenan memberikan materi bela negara. “Semoga dengan materi bela negara yang disampaikan oleh Dansatgas, anak-anak muda semakin timbul rasa nasionalismenya sehingga kedamaian itu bisa tercipta, sehingga Papua Damai NKRI Harga Mati”, pungkasnya. (Prod/Cen)

About admincen