DENGAN REAKSI CEPAT, SATGAS TNI BANTU ANAK YANG MENGALAMI INFEKSI MATA DI WILAYAH PERBATASAN RI-PNG

Keerom – Tim kesehatan Pos Batom Satgas Pamtas Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista memberikan pertolongan pertama kepada Axel Yarangga yang baru berusia 5 tahun, yang mengalami infeksi mata akibat terkena serpihan kayu di kelopak matanya, bertempat di Kampung Batom, Distrik Batom, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Sabtu (30/10/2021).

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista Letkol Inf Ade Pribadi Siregar, S.E., M.Si., dalam rilisnya.

Dansatgas Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista mengungkapkan, Axel Yarangga yang baru berusia 5 tahun dibawa ke Pos Batom Satgas Pamtas Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista oleh orang tuanya yaitu Mama Stela Yarangga (37) dengan berjalan kaki dan harus menempuh perjalanan selama 20 menit untuk tiba di Pos Batom Satgas Pamtas Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista.

“Dari keterangan ibu dari Axel Yarangga, bahwa anaknya saat yang sedang bermain dengan teman-teman sebayanya di hutan, sambil memanjat pohon tanpa sengaja terpeleset dan spontanitas memegang ranting pohon didekatnya yang ternyata sudah rapuh sehingga matanya mengalami infeksi akibat kemasukan serpihan kayu dari ranting pohon,” ungkap Dansatgas.

“Saat datang ke Pos mata kiri korban mengalami infeksi dengan kondisi sedikit bengkak, bola mata memerah dan mengeluarkan air menahan perih karena dimatanya terdapat serpihan kayu. Sehingga tim kesehatan Satgas segera menyiapkan peralatan untuk mengobati luka korban,” tambah Dansatgas.

Lebih lanjut dikatakan Dansatgas, setelah berhasil mengeluarkan serpihan kayu di kelopak mata korban dengan menggunakan metode tetes mata secara berulang-ulang, telah membantu kondisi infeksi pada matanya berkurang, sehingga dapat menghindari rasa gatal atapun mengurangi kemerahan pada bola mata.

“Setelah serpihan kayu dikeluarkan, selanjutnya Tim Kesehatan Satgas memberikan obat tetes mata kepada orang tua korban guna pengobatan mata anaknya secara rutin setiap habis mandi saat sudah di rumah, tujuannya agar meringankan infeksi pada mata dan untuk mencegah infeksi lainnya,” jelas Dansatgas.

“Tim Kesehatan juga mengingatkan agar setelah diobati untuk tidak menggosok-gosok matanya dengan tangan selama masa pemulihan,” tambah Dansatgas.

Sementara itu, mama Stela Yarangga (37) orang tua dari Axel Yarangga menyampaikan ucapan terimakasih atas semua pertolongan yang telah diterimanya.

“Ternyata bapak-bapak TNI, selain baik dan sangat ramah mau membantu anak saya yang mengalami infeksi mata akibat terkena serpihan kayu secara gratis dengan pelayanan yang baik,” ucap mama Stela.

Otentifikasi : Pendam XVII/Cenderawasih.

Check Also

JAJARAN KODIM, POLRI, PEMDA SERTA YAYASAN BUDDHA TZU CHI VAKSINASI MASSAL DI KAMPUNG WARSANSAN

Biak Utara – Kodim 1708/Biak Numfor, Polres Biak Numfor, Pemda dan Yayasan Buddha Tzu Chi …