Home / Post / Berita / Gelar Sweeping, Satgas Yonif MR 411/PDW Amankan 3.333 Botol Miras Ilegal

Gelar Sweeping, Satgas Yonif MR 411/PDW Amankan 3.333 Botol Miras Ilegal

Merauke – Sebanyak 3.333 botol Miras ilegal berhasil diamankan oleh Satgas Pamtas Yonif Mekanis Raider 411/PDW Kostrad pada saat menggelar sweeping di jalan poros Trans Papua perbatasan RI-PNG, tepatnya di Kalimaro, Distrik Elikobel.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif MR 411/Pandawa Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya, S.Sos., M.Han., dalam rilis tertulisnya di Distrik Elikobel, Kab. Merauke, Senin (13/8/2019).

Dijelaskan oleh Dansatgas bahwa, para pemasok Miras yang tidak memiliki ijin dalam melancarkan aksinya selalu menggunakan berbagai macam cara agar dapat melewati jalur perbatasan antara Indonesia dengan Papua Nugini dengan aman, salah satu nya yakni melintas di malam hari.

“Seperti yang terjadi tadi malam, ketika menggelar sweeping di jalan transpapua Pos Komando Taktis (Kotis) Satgas Pamtas Yonif MR 411/PDW Kostrad yang di pimpin oleh Sertu Ismail, berhasil mengamankan 3.333 botol Miras ilegal berbagai jenis dan merk dari dua mobil Hilux warna hitam yang melintas”, jelas Dansatgas.

“Pelakunya terdiri dari 2 orang warga Kabupaten Boven Digoel, atas nama AB (47 Thn) dan ALB (57 Thn). Pada saat dilakukan pemeriksaan sesuai prosedur, keduanya tidak dapat menunjukkan surat ijin atas ribuan botol miras yang di bawa tersebut,” ungkap Dansatgas.

“Ini sudah menjadi tugas kita untuk menyelamatkan masyarakat dari pengaruh jahat Miras. Kedepan di jalur transpapua ini akan kita perketat lagi ruang gerak para pelaku penyelundup miras lintas batas negara ini supaya setiap aksinya dapat kita gagalkan,” tegasnya

Disampaikan juga bahwa seluruh jajaran Satgas Pamtas Yonif MR 411/PDW Kostrad telah berkomitmen untuk memberantas segala macam peredaran miras di sektor selatan perbatasan wilayah Kab. Merauke, disamping tugas pokoknya menjaga kedaulatan NKRI.

“Kami ingin suasana di perbatasan ini aman dan kondusif, sebab Miras Ilegal ini tidak hanya berdampak kepada perorangan namun juga dalam kehidupan sosial, keamanan, serta menjadi faktor penyebab terjadinya banyak kecelakaan di jalan raya,” pungkas alumni Akmil 2003 tersebut. (Prod/Cen)

About admincen