Home / Post / Berita / “Kopi Abmi” Khas Papua Mulai Dikenalkan Satgas Yonif 725/WRG

“Kopi Abmi” Khas Papua Mulai Dikenalkan Satgas Yonif 725/WRG

Pegubin – Seiring dengan tren minum kopi yang terus melebar, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 725/Wrg Pos Okbibab pimpinan Letnan Dua Inf Fiqi Istiandara, S.Tr. (Han)., ikut mengolah Kopi Tradisional bersama masyarakat Kampung Manunggal, Distrik Okbibab, Kab. Pegunungan Bintang. Minggu, (16/6).

Dalam pengolahan kopi tersebut, angota Pos Okbibab dipimpin langsung oleh Danpos ditemani Danramil 1702-12/Okbibab Letnan Satu Cba Dwi Wawan serta sang pemilik Kopi Bapak Marius Uropmabin. Kegiatan dimulai dari pengeringan, pemisahan, pengupasan, penyortiran, kemudian penggorengan hingga tahap akhir yaitu penggilingan biji kopi menjadi bubuk kopi yang siap disajikan menjadi minuman.

Marius mengaku sangat terbantu dengan kehadiran anggota Satgas Yonif 725/Wrg khususnya Pos Okbibab, pasalnya anggota Pos mampu memisahkan biji kopi yang berkualitas saat proses penyortiran. “Saya senang sekali dengan adanya bapak-bapak TNI dari Pos, saya sangat terbantu saat proses penyortiran, Bapak-bapak TNI bisa memisahkan biji yang bagus dan yang kurang bagus secara maksimal”, pungkasnya.

Dan Pos mengatakan, disamping membantu Bpk. Marius mengolah biji kopi hingga siap dipasarkan, pihaknya juga akan membantu memperkenalkan Kopi yang biasa mereka sebut “Kopi Abmi” tersebut ke Distrik Oksibil, Sentani, Jayapura maupun ke daerah lainnya.

“Putaran ekonomi khususnya di wilayah Okbibab sangat minim, bahkan untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari masyarakat hanya memanfaatkan hasil kebun mereka sendiri. Dan untuk penjualan kopi disinipun sangat pasif, sehingga kami berniat akan membantu Bpk. Marius untuk memperkenalkan hasil kopinya ke daerah lain”, jelasnya.

Di tempat yang berbeda Dansatgas Yonif 725/Wrg Letkol Inf Hendry Ginting S., S.I.P., sangat mengapresiasi atas apa yang telah dilakukan oleh anggotanya yang berada di Pos Okbibab. “Membantu masyarakat baik dalam segi apapun itu adalah merupakan salah satu tugas TNI yang telah terprogram dalam pembinaan teritorial di wilayah binaannya, dan ini merupakan salah satu cara untuk mewujudkan kemanunggalan TNI dengan Rakyat”, imbuhnya.

Mengenai kopi di wilayah Papua, ternyata kopi yang berada di Kab. Pegunungan Bintang merupakan kopi yang produksinya masih sedikit sekali, dihasilkan hanya dari ± 100 pohon saja sehingga hal ini sangat memerlukan perhatian dari Pemerintah Papua.

Dari Satgas Yonif 725/Wrg telah membantu dan memberi dorongan masyarakat agar terus meningkatkan produksi Kopinya. Pohon kopi disini ditanam pada ketinggian 1.900 meter di atas permukaan laut (mdpl) hingga 2.250 mdpl sehingga menjadikan pohon kopi tumbuh sangat baik. (Prd/Cen)

About redaksi