Home / Pendidikan / Diktuk / Pangdam XVII/Cenderawasih Pimpin Upacara Pembukaan Diktukba Dan Dikmata TNI AD Gelombang I TA. 2019

Pangdam XVII/Cenderawasih Pimpin Upacara Pembukaan Diktukba Dan Dikmata TNI AD Gelombang I TA. 2019

Jayapura,- Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring, S.I.P., memimpin langsung Upacara Pembukaan Pembentukan Bintara TNI AD (Diktukba) dan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Gelombang I TNI AD TA. 2019 di Lapangan Pancasila Rindam XVII/Cenderawasih pada Senin, (22/04/2019).
Upacara yang dihadiri Kasdam XVII/Cenderawasih, Irdam XVII/Cenderawasih, Danrem 172/PWY, Danrindam XVII/Cenderawasih, para Asisten Kasdam dan para Kabalakdam XVII/Cenderawasih.
Selain itu, Sebanyak 1237 orang yang mengikuti upacara pembentukan Bintara TNI AD dan pendidikan pertama Tamtama Gelombang I TNI AD TA. 2019 diantaranya 795 orang siswa Diktukba TNI AD dan 442 orang siswa Dikmata TNI AD Gelombang I TA. 2019.
Dalam amanatnya, Pangdam XVII/Cenderawasih mengucapkan selamat kepada para siswa Diktukba dan siswa Dikmata yang telah melewati beberapa tahapan penyeleksian sehingga dapat lulus dan lolos seleksi secara obyektif, ketat dan transparan.
Selain itu, Pangdam juga memberikan penekanan kepada para sisiwa agar menjadi Bintara dan Tamtama TNI AD yang memiliki sikap dan perilaku sebagai prajurit Sapta Marga dengan mengikuti pendidikan dan pembelajaran dasar militer yang senantiasa berpegang teguh pada Norma-norma keprajuritan.
“Bagi siswa diktukba kalian tidak hanya merubah setatus dari Tamtama menjadi Bintara, melainkan tugas dan tanggung jawab yang semakin besar terhadap Bangsa dan Negara,” jelas Pangdam.
“Dan siswa Tamtama, pendidikan yang akan kalian hadapi kedepan merupakan pendidikan pertama yang akan membentuk kalian menjadi Tamtama TNI AD yang memiliki jasmani yang prima, memahami dasar militer dan memiliki jiwa Ksatria sebagai prajurit Sapta Marga,” terang Pangdam lagi.
Tak lupa Pangdam XVII/Cenderawasih juga menghimbau kepada para siswa Diktukba dan Dikmata agar menghindari pelanggaran-pelanggaran sekecil apapun dalam melaksanakan pendidikan. “Manfaatkan sarana dan prasarana yang ada di lembaga pendidikan ini untuk belajar dan berlatih,” ungkapnya.(Pendam XVII/Cend)

About admincen