Home / Post / Berita / Peduli Kesehatan Masyarakat Perbatasan Oleh Pos Kout Dan Skamto

Peduli Kesehatan Masyarakat Perbatasan Oleh Pos Kout Dan Skamto

Keerom – Badan yang sehat dan kuat merupakan keinginan dari kebanyakan orang tak terkecuali masyarakat yang berada di Perbatasan dimana di wilayah Perbatasan ini dapat dikatakan merupakan wilayah yang mungkin sangat kurang sekali dalam pelayanan di bidang kesehatan.

Kebanyakan masyarakat mengeluh dengan jauhnya tempat pelayanan kesehatan dari tempat tinggalnya seperti misalnya rumah sakit ataupun Puskesmas, hal inilah yang menyebabkan masyarakat di Perbatasan kurang memperdulikan dengan kesehatannya.

Melihat kondisi tersebut Satgas Yonif 713/ST Pos Kout dan Pos Skamto melaksanakan kegiatan pengobatan dengan sistim Door To Door kepada masyarakat Arso 8 Kampung Yammua dan kampung Yowong Kecamatan Arso Barat, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua. Kamis (16/01/2020).

Pelayanan kesehatan Door To Door sangat bermanfaat bagi masyarakat di perbatasan, dimana warga setempat memiliki tempat tinggal yang jauh dengan lokasi tempat pelayanan kesehatan sehingga membuat masyarakat merasa kesulitan untuk berobat. Dengan adanya pengobatan Door To Door ini setidaknya dapat mengurangi beban kesulitan yang dialami oleh masyarakat setempat.

Peltu I Dewa Agung dan Serda Odinius Zai selaku Bakes mengungkapkan, “Antusias masyarakat untuk berobat sangatlah tinggi bahkan masyarakat menunggu-nunggu kehadiran Satgas untuk melaksanakan pelayanan pengobatan Door To Door ini. Mereka merasa sangat tertolong karena mereka sadar untuk menuju ke rumah sakit membutuhkan waktu karena jarak antara tempat tinggal yang lumayan jauh”, ungkapnya.

Ibu Elipenae salah satu masyarakat yang mendapatkan pengobatan mengucapkan banyak rasa terimakasih karena telah memberikan pelayanan kesehatan ini “Saya sangat berterimakasih kepada Bapak TNI dari Satgas Yonif 713/ST Pos Kout dan pos Skamto yang telah memberikan pelayanan kesehatan kepada kami masyarakat di Kampung Yammua dan kampung Yowong semoga kedepannya kegiatan ini akan terus terlaksana demi kesehatan masyarakat di Perbatasan”, ujarnya.

Beberapa masyarakat yang mendapatkan pelayanan pengobatan antara lain Bapak Yulianus Karomba umur 65 tahun keluhan pegal-pegal, Ibu Ance 45 tahun keluhan gatal-gatal, Ibu Elipenae 46 tahun keluhan pegal-pegal, Ibu Ani 21 tahun keluhan pusing-pusing, Nyonya Rifli 58 tahun keluhan nyeri pinggang, nyeri tenggorokan, flu dan batuk dan adik Detrianus 10 tahun keluhan luka di pantat sebelah kanan. (Prod/Cen)

About admincen