Home / Post / Berita / Satgas Pamtas Yonif 725/Wrg Obati Warga Karena Kecelakaan Tunggal

Satgas Pamtas Yonif 725/Wrg Obati Warga Karena Kecelakaan Tunggal

Keerom – Tidak hanya menjaga daerah perbatas antara Indonesia dan Papua New Guinea Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 725/Woroagi juga membantu kesulitan dan kebutuhan masyarakat. Contoh salah satunya ialah dengan memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat baik secara door to door dari rumah ke rumah atau melayani di pos.

Seperti yang dilakukan oleh Pratu Husni di pos Kout Arsotami yang sedang memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang mengalami kecelakaan tunggal yang terjadi di Desa Workwana, Kecamatan Arso Timur, Kabupaten Keerom. (15/4).

Bapak Barent (39th) dan Saudara  Mekson (35th) salah satu warga kampung Yamara, yang sedang berkendara menggunakan sepeda motor hendak pergi ke Pasar Workwana untuk berbelanja bahan dapur. Tetapi diperjalanan ban depan motor yang mereka kendarai menyenggol batu yang membuat mereka kehilangan kendali/oleng sehingga mereka jatuh ke aspal. Setelah kejadian tersebut kebetulan tidak jauh dari lokasi kejadian ada pos KOUT Arsotami, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 725/Woroagi, untuk diperiksa dan dibersihkan lukanya.

Pratu Husni, yang juga sebagai Tenaga Kesehatan yang dimiliki oleh Pos Kout Arsotami, dengan sigap menolong Bapak Barent dan saudara Mekson yang tampak kesakitan saat dibersihkan lukanya dan diberi obat. Setelah diberikan layanan kesehatan Bapak Barent dan saudara Mekson melanjutkan perjalanan mereka ke pasar Workwana.

Setelah di obati Bapak Barent mengucapkan terima kasih kepada Anggota TNI. “terima kasih Bapak TNI yang sudah membantu kami,jadi kami tidak merasa terlalu sakit lagi setelah diberikan obat”ungkapnya.

Komandan Pos Kout, Mayor Inf Basuki Rahmat S.Ag, menyampaikan bahwa tujuan anggota TNI, selain menjaga perbatasan, juga dapat berguna bagi masyarakat, terkait dengan kesehatan. Anggota TNI juga setiap hari melaksanakan patroli di sekitaran wilayahnya, tujuan yang pertama adalah memastikan dan menciptakan situasi yang kondusif di wilayahnya, apabila terdapat masyarakat binaan yang sakit atau terkendala dengan kesehatan, anggota TNI sebisa mungkin langsung mengatasi di tempat.

”Pengobatan yang dilakukan oleh anggota adalah bentuk kepedulian kita kepada masyarakat,  karena tugas kita disini selain menjaga daerah perbatasan juga sebagai pelayan bagi masyarakat yang membutuhkan,”jelasnya.

Letkol Inf Hendy Ginting S. S. Ip selaku Komandan Satgas Yonif 725/Woroagi mengatakan “Prajurit Yonif 725/Woroagi ditugaskan tidak hanya menjaga daerah perbatasan,  tetapi juga harus bisa menjadi solusi ketika masyarakat membutuhkan bantuan”.ujarnya

About redaksi