SATGAS TNI OBATI WARGA YANG SAKIT MALARIA DI KAMPUNG PERBATASAN RI-PNG

Keerom – Masih banyaknya kasus penderita malaria di Indonesia salah satunya berada di wilayah Jayapura yang termasuk kategori daerah endemis tinggi. Penyakit malaria merupakan penyakit yang perlu penanganan medis berkesinambungan, karena membawa efek yang buruk kepada penderita.

Berkenaan dengan penyakit malaria perlu mendapat perhatian khusus, maka Tim Kesehatan Pos Towe Hitam Satgas Pamtas Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista mengunjungi rumah warga yang sedang mengalami sakit malaria untuk memberikan penanganan dan pengobatan kepada warga, bertempat di Kampung Towe Hitam, Distrik Towe, Kabupaten Keerom, Papua, Minggu (24/10/2021).

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista Letkol Inf Ade Pribadi Siregar, S.E., S.Mi., dalam rilisnya.

Dansatgas mengatakan bahwa berdasarkan informasi yang diperoleh di beberapa media berita salah satunya dari Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kementerian Kesehatan RI, yang menyampaikan bahwa parasit dari malaria memiliki kemampuan berkembang biak pada organ hati seseorang yang terkena gigitan saat kondisi imun sedang lemah.

“Kendala yang dihadapi dalam mencapai Indonesia bebas malaria diantaranya, masih terdapat warga yang menganggap bahwa malaria adalah penyakit yang biasa, sehingga kurang mendapat perhatian,” kata Dansatgas.

“Gejala yang ditimbulkan akibat kondisi penderita malaria itu umumnya berupa demam, kepala pusing hingga mual yang muncul pada sepekan usai gigitan nyamuk. Bahkan dalam situasi tertentu, kombinasi dari ketiga gejala itu kerap dialami oleh penderita malaria,” tambah Dansatgas.

Di tempat terpisah, Danpos Towe Hitam Satgas Pamtas Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista Letda Inf Redo mengatakan bahwa tim kesehatan Satgas Pamtas Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista Pos Towe Hitam telah berupaya selalu mengajak, mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat

“Antara lain yang disampaikan kepada masyarakat adalah untuk selalu menggunakan kelambu saat masyarakat melaksanakan istirahat malam, dan menghindari keluar rumah di malam hari apabila dirasakan tidak perlu, serta menghubungi tim kesehatan Satgas apabila ada yang mengalami demam atau sakit,” ucap Letda Inf Redo.

Sementara itu, salah satu warga kampung Towe Hitam bapak Alfends Waki (44) mengaku senang dan mengucapkan terimakasih kepada tim kesehatan TNI Satgas Pamtas Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista yang telah memberikan pengobatan dan penanganan cepat kepada keluarganya yang mengalami sakit malaria, dengan gejala muntah-muntah sehingga tidak dapat makan atau mencerna makanan mengakibatkan penurunan kondisi tubuh.

“Kami sangat bersyukur, puji Tuhan bapak-bapak TNI sudah memberi bantuan dengan menyuntikkan obat dan vitamin untuk kesembuhan keluarga saya yang sakit malaria. Walaupun di malam hari bapak-bapak TNI selalu siap membantu kami sebagai masyarakat dan sangat perhatian kepada keluarga kami yang sedang sakit. Oleh karena itu, tidak lupa kami ucapkan terimakasih,” ucap Alfends.

Otentifikasi : Pendam XVII/Cenderawasih.

Check Also

PELAKSANAAN VAKSINASI COVID-19 BIBDOKKES POLDA PAPUA TAHUN 2021 DAN BADAN INTELEJEN NEGARA (BIN) TAHAP KE-2

Supiori Utara – Sertu Agustinus Ganna dan Serda Ali Ramli melaksanakan pemantauan di wilayah Supiori …