Home / Post / Berita / Satgas Yonif Raider 300/Bjw Patroli Patok MM.4.A Perbatasan RI-PNG

Satgas Yonif Raider 300/Bjw Patroli Patok MM.4.A Perbatasan RI-PNG

Keerom – Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 300/Bjw yang dipimpin Danpos Waris Letda Inf Dzakiy Faris Naufal melaksanakan kegiatan Patroli Patok MM.4.A dalam rangka pengecekan kesesuaian koordinat di Patok dengan koordinat di GPS. Selasa (3/9)

Kegiatan Patroli tersebut berada disekitar area perbatasan RI – PNG Distrik Waris Kab. Keerom, Provinsi Papua.

Personil Satgas Yonif Raider 300/Bjw yang melaksanakan Patroli Patok merupakan personel dari Pos Waris sebagai main body dan juga diperbantukan oleh personel dari jajaran pos terdekat dari pos waris. Patok yang menjadi tanggung jawab dari Pos Waris tersebut berada di Co. 0052 4271 yang berjarak sekitar 2,73 Km dari Pos Waris.

Sesuai dengan perintah lisan dari Komandan Satgas Yonif Raider 300/Bjw, Mayor Inf Ary Sutrisno yang menyampaikan, “Sesuai dengan tugas kita untuk melaksanakan tugas Pamtas tentunya akan ada tanggung jawab patok yang harus di cek secara rutin. Didalam Satuan Tugas kita tidak seluruh pos memiliki tanggung jawab patok namun setiap orang haruslah merasakan seperti apa kegiatan patroli patok tersebut. Untuk itu pos yang tidak memiliki tanggung jawab patok turut membantu pelaksanaan patroli patok pos yang memiliki tanggung jawab patok”, ujar Dansatgas.

Sebelum pelaksanaan patroli terlebuh dahulu diawali dengan pemberian perintah patroli oleh Danpos Waris agar seluruh anggota mengetahui tugas dan tanggung jawab masing-masing juga mengetahui tujuan dan sasaran pelaksanaan patroli patok tersebut. Selesai pemberian perintah patroli dilanjutkan dengan pengecekan, dan latihan pendahuluan serta tidak lupa untuk berdoa demi keselamatan maka patroli menuju patok batas dimulai.

Didalam pelaksanaannya patroli harus melewati sungai yang membatasi antara kampung Banda dan Kampung Pund kemudian hutan yang masih alami serta kebun coklat milik masyarakat sekitar. Medan yang dilalui tidak terlalu sulit, sehingga sekitar satu setengah jam kami sudah bisa mencapai patok MM.4.A.

Sesampainya di sasaran selanjutnya dilaksanakan pembersihan sekitar Patok, penggantian bendera di patok, pengecekan patok kontrol, dan pengecekan kesesuaian antara Koordinat Geografis di GPS dengan yang tertuang di Patok Batas.

Selesai melaksanakan patroli patok berlanjut melaksanakan patroli “jalan-jalan tikus” yang mungkin digunakan oleh oknum-oknum tertentu untuk menyelundupkan barang-barang terlarang yang di bawa dari PNG menuju ke Indonesia. Hal ini wajar saja dilakukan karena memang terbatasnya pembatas antar negara Indonesia dan PNG sehingga mudah saja untuk menerobos masuk ke daerah Indonesia tanpa perlu melewati gerbang lintas batas yang ada.

Kegiatan patroli patok memang harus dilaksanakan secara rutin guna mencegah adanya pergeseran patok batas, hal ini dapat merugikan Negara karena apabila ada pergeseran patok terutama jika patok bergeser ke arah Indonesia dapat memperkecil wilayah Negara Indonesia. (Prod/Cen)

About admincen