Sinergitas Satgas TNI Dan Dinkes Kab. Mimika Beri Pelayanan Kesehatan

Timika – Kesehatan merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Tanpa kesehatan yang baik, manusia tidak akan dapat melakukan aktifitas sehari-hari dengan maksimal. Hal inilah yang menjadi landasan bagi Satgas Yonif 756/WMS untuk terus memberikan pelayanan kesehatan pada Masyarakat yang berada di sekitar pos yang ditempati.

Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika, Satgas Yonif 756/WMS Pos Banti yang berada di bawah Komando Pelaksana Operasi Korem 174/ATW kembali menggelar pengobatan keliling pada masyarakat Kampung Opitawak Blok A,B dan C di Distrik Tembagapura Kabupaten Mimika.

Hal tersebut seperti disampaikan Dansatgas Pamrahwan Yonif 756/WMS Mayor Inf Marolop Edison Bala Hutapea melalui rilis tertulisnya di Timika, Papua. Minggu (28/03/2021).

Penyelenggaraan bakti sosial ini merupakan wujud nyata kontribusi kami Satgas TNI Yonif 756/WMS yang bersinergi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika dalam memberikan jaminan kesehatan bagi masyarakat Papua di Kampung Opitawak, khususnya yang berada di Wilayah terpencil yang secara fasilitas masih kurang dan minim layanan kesehatan bagi mereka masyarakat di tempat tersebut.

“Bakti sosial pelayanan kesehatan ini kami adakan sebagai suatu bentuk rasa kepedulian kami pada kesehatan masyarakat yang berada di wilayah terpencil dimana pos Satgas kami berada, yang secara fasilitas penunjang masih sangat terbatas. Masyarakat Kampung Opitawak saat ini masih sangat minim akan hal tersebut, mengingat mereka baru saja kembali dari pengungsian di Timika selama kurang lebih sekitar sepuluh bulan guna menghindari kekejaman dan aksi teror yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) pada mereka,” kata Dansatgas.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, Puskesmas Banti yang merupakan satu-satunya tempat pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kampung Banti dan sekitarnya termasuk Kampung Opitawak telah dibakar oleh Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata pada Bulan Maret Tahun 2018 yang lalu. Sehingga masyarakat yang selama ini mengandalkan Puskesmas Banti tersebut, sudah tidak bisa lagi menggunakan fasilitas itu.

“Sejak KKSB membakar Puskesmas di Banti, masyarakat Kampung Banti, Opitawak, Kimbely, Takabera dan beberapa kampung di sekitarnya yang selama ini mengandalkan Puskesmas tersebut sebagai tempat layanan kesehatan, secara otomatis tidak bisa lagi berobat di tempat itu. Menyikapi kondisi tersebut, Pos kami di Banti telah beberapa kali berupaya mengatasi persoalan itu dengan melakukan pengobatan keliling pada masyarakat yang berada di sekitar Pos. Untuk kali ini Pos kami di Banti bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika bersinergi melakukan pelayanan kesehatan pada masyarakat Kampung Opitawak yang berada di Blok A,B dan C. Karena pasca kembalinya mereka dari pengungsian di Timika, pelayanan kesehatan yang mereka terima belum berjalan secara normal seperti biasanya dikarenakan tenaga maupun fasilitas kesehatan untuk melayani mereka belum beroperasi dengan optimal,” Ungkap Mayor Hutapea.

“Kami berharap semoga kegiatan-kegiatan seperti ini yang sifatnya membantu meringankan beban masyarakat dan bersentuhan langsung dengan kebutuhan orang banyak dapat bermanfaat bagi mereka. Baik itu masyarakat Kampung Opitawak maupun masyarakat di tempat lain di mana pos Satgas kami berada, sehingga keberadaan personel Satgas kami disetiap posnya mempunyai arti dan bermakna bagi mereka yang berada di sekitarnya. Dan kiranya hubungan yang sudah terjalin dengan baik dan harmonis seperti ini dapat terus dijaga dan dipelihara guna keamanan dan kenyamanan bersama,” Pungkas Mayor Marolop.

Lettu Inf Sony Teguh Bahtiar Danki SSK ll Satgas Pamrahwan Yonif 756/WMS yang berkedudukan di Banti dan yang sekaligus memimpin kegiatan patroli keamanan dilanjutkan anjangsana dan bakti sosial pada masyarakat Kampung Opitawak mengatakan bahwa melaksanakan pengamanan daerah rawan merupakan tugas yang diemban oleh Satgas kami Yonif 756/WMS di Kabupaten Mimika, Merauke, Asmat dan Mappi. Hal tersebut menuntut Satgas Pamrahwan Yonif 756/WMS harus selalu melakukan langkah-langkah antisipasi dan pencegahan sehingga dapat meminimalisir pergerakan ataupun rencana-rencana KKSB yang akan mengganggu stabilitas keamanan di masing-masing Kabupaten tersebut.

“Salah satu langkah antisipasi dan pencegahan itu dengan melakukan patroli keamanan untuk mengamankan parimeter Pos maupun mengamankan wilayah di sekitar Pos yang kami tempati. Disamping itu kegiatan anjangsana dan pengobatan keliling, merupakan langkah lain yang kami gunakan dengan tujuan agar kami dapat merangkul masyarakat sekitar dan mengajak mereka untuk bekerja sama dengan kami menjaga keamanan wilayahnya. Karena keberhasilan dan kesuksesan pelaksanaan tugas, faktor partisipasi masyarakat turut memegang peranan penting dan berpengaruh didalamnya,” kata Danki Sony.

Lebih lanjut dikatakan Danki bhawa untuk hari ini, kami melakukan patroli keamanan dilanjutkan anjangsana dan pengobatan keliling dengan sasaran di Kampung Opitawak.

“Dalam pelaksanaannya kami bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika untuk memberikan pengobatan pada masyarakat Kampung Opitawak Blok A,B dan C dengan maksud agar persoalan kesehatan yang mereka hadapai dan belum teratasi dengan baik pasca kembalinya mereka dari pengungsian di Timika, dapat sedikit terbantu dengan kehadiran dan keberadaan kami di sana,” ungkap Lettu Sony.

Sementara itu salah seorang warga Kampung Opitawak Blok A Bapak Nemanus Omabak yang saat itu dalam kondisi sakit dan menerima pengobatan mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Satgas Yonif 756/WMS dan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika.

“Terima kasih pada bapak-bapak TNI Satgas Yonif 756/WMS Pos Banti dan bapak-bapak dari Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika yang sudah datang ke kampung kami, dan memberikan pelayanan kesehatan pada kami. Dengan adanya bapak-bapak di sini, sekarang kami sudah lebih merasa aman. Kemudian kami yang sakit dan tidak mampu berobat ke Banti bisa langsung mendapatkan pengobatan di sini. Kami juga sangat berharap agar bapak-bapak TNI dari Pos Banti Yonif 756/WMS bisa terus melakukan patroli di sekitar daerah kami untuk menjamin dan memberikan rasa aman bagi kami warga masyarakat. Karena sampai saat ini kami masih mengalami trauma bila mengingat kekejaman dan aksi teror yang dilakukan oleh KKSB pada kami, sehingga kami harus mengungsi mencari tempat yang aman meninggalkan kampung halaman kami di Opitawak ini,” Harap Bapak Nemanus Omabak.

Otentifikasi : Pendam XVII/Cenderawasih.

Check Also

PANGDAM CENDERAWASIH TERIMA KUNJUNGAN PEMUDA KATHOLIK KOMISARIAT DAERAH PROV. PAPUA

Jayapura – Panglima Kodam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A, menerima kunjungan Audiensi dari …