Home / Post / Berita / TNI Serahkan Bantuan Alkap Untuk Dukung Proses Belajar Mengajar

TNI Serahkan Bantuan Alkap Untuk Dukung Proses Belajar Mengajar

Yapen – Generasi muda adalah harapan kita untuk mengembangkan negara ini agar lebih maju dan mampu bersaing secara global dengan bangsa lain. Dan juga kita berharap agar mereka dapat meraih pendidikan setinggi-tingginya. Untuk itu, sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk berperan langsung dalam membantu pemerintah untuk memajukan dunia pendidikan kita.

Inilah yang mendasari Kodim 1709/Yawa dan jajarannya untuk berkontribusi dalam memajukan dunia pendidikan, yang salah satunya dilakukan oleh Pos Ramil Wadapi dengan memberikan bantuan berupa 20 meja dan kursi, serta 1 buah Peta Dunia dan 1 buah Peta Indonesia, yang diserahkan oleh Danpos Wadapi Pelda Solekan kepada Ibu Guru Agustin dan Ibu Guru Noldy. Yang Turut dihadiri oleh Kepala Sekolah SD Wadapi Bpk Asaria Wainaribaba dan Pak Guru Sergius.P.Wamea, Kamis (14/03/2019).

Penyerahan bantuan ini merupakan upaya agar pendidikan di Kab. Kep. Yapen semakin maju, khususnya bagi daerah pelosok seperti di kampung Wadapi. Yang mana Kodim 1709/Yawa pun juga sudah membuka Kelas Papua HEI di Kampung Wadapi sebagai pendukung pendidikan selain dalam lingkup sekolah. Agar generasi muda bangsa ini menjadi generasi yang cerdas dan berkompeten dalam bidangnya. Sehingga kondisi bangsa akan terus mengalami perbaikan dengan adanya para penerus generasi bangsa yang mumpuni dalam berbagai ilmu.

“Kita tentunya tidak ingin generasi Indonesia yang akan datang menjadi generasi yang tidak memiliki kapasitas mumpuni untuk menyiapkan diri menghadapi berbagai perubahan yang cepat dan gagap dalam menjaga keutuhan bangsa. Oleh karena itu, kami selalu siap mendukung untuk kemajuan dalam dunia pendidikan,” pungkas Pelda Solekan.

Kepala Sekolah SD Wadapi mengucapkan terimakasihnya atas bantuan yang diberikan oleh Danpos Wadapi. “Alat perlengkapan ini tentunya sangat berguna dalam menunjang proses belajar mengajar baik untuk SD Wadapi maupun untuk digunakan dalam Kelas Papua HEI,” tutur Asaria Wainaribaba. (Prd/Cen)

About redaksi