Home / Post / Berita / TNI Turun Tangan Bantu Persoalan Warga

TNI Turun Tangan Bantu Persoalan Warga

Tak henti-hentinya Satgas Yonif Raider 509 Kostrad berkontribusi membantu kesulitan rakyat yang berada disekitaran pos. Kali ini Danpos Iwur Satgas Yonif Raider 509 Kostrad membantu warga menyelesaikan permasalahan perselisihan antara bapak Robert Uropmabin(45) selaku kepala Kampung Dinmot Arim dengan Ibu Kasianus Oropka (37) di Kampung Dinmot Arim Distrik Iwur. Kab. Pegunungan Bintang. Kamis (20/2)

Danpos Iwur Letda Inf Ardito Akbar mengatakan Peristiwa Perselisihan tersebut terjadi pada hari Kamis (20/2) sekira pukul 16.00 WIT antara bapak Robert Uropmabin dengan ibu Kasianus Oropka, dikarenakan bapak Robert Uropmabin membawa kapak dan merusak rumah milik ibu Kasianus yang pada saat itu bapak Robert dalam keadaan mabuk.

Ardito juga mengatakan kejadian tersebut diawali dari permasalahan judi yang dilakukan oleh bapak Robert, ketika itu ia sedang bermain judi di rumah Leo dan mengalami kekalahan berkali-kali, sehingga menyebabkan bapak Robert kehabisan uang.

Kemudian bapak Robert mencari pinjaman uang di rumah milik ibu Kasianus. Saat sudah dipinjami uang sebesar 3 juta rupiah, bapak Robert mengatakan kepada ibu Kasianus bahwa keesokan harinya akan segera dilunasi hutangnya.

Namun sudah 3 bulan berlalu tidak kunjung dilunasi hutangnya. Hal ini menyebabkan ibu Kasianus mengambil uang di Bank pada saat pencairan dana kampung sebesar 18 juta rupiah. Kemudian bapak Robert merasa tidak terima sehingga dalam keadaan mabuk mengancam ke rumah ibu Kasianus.

“Kami selaku anggota yang ada melaksanakan mediasi terhadap kedua belah pihak. Kami menyarankan kepada bapak Robert untuk datang besok hari dengan keadaan tidak mabuk, sehingga dapat kami selesaikan dengan damai. Kami membujuk bapak Robert untuk damai saja dan mengikhlaskan uang yang sudah diambil sebesar 18 juta, dikarenakan sudah melakukan perbuatan yang bisa membahayakan nyawa masyarakat dan tidak semestinya seorang kepala kampung bermain judi apalagi sampai mabuk-mabukan. bapak Robert dan Ibu Kasianus akhirnya berdamai, kemudian keduanya bersaksi di depan tokoh masyarakat yang hadir bahwa tidak akan mengulangi kesalahan seperti itu lagi”, ujar Ardito.

About admincen