Pesan Pangdam XVII/Cenderawasih Saat Puncak Peringatan Hari Juang TNI AD

Kodam XVII/Cenderawasih menggelar upacara dan syukuran peringatan Hari Juang ke-78 TNI AD yang dipimpin secara langsung oleh Pangdam XVII/Cen Mayjen TNI Izak Pangemanan, M.Han yang sekaligus bertindak sebagai Inspektur Upacara, bertempat di lapangan Mayonif RK 751/VJS, Kab. Sentani, Jayapura, Jumat (15/12/2023).

Demikian disampaikan Ws. Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Candra Kurniawan, S.E., M.M dalam keterangannya.

Turut hadir Kapoksahli Pangdam XVII/Cen Brigjen TNI Achmad Fauzi, S.I.P., M.M, Danrindam XVII/Cen Kolonel Inf Suhartono, Kasrem 172/PWY Kolonel Inf Bayu Sudarmanto, S.E., Para Asisten, Para Staf Ahli, Pa LO, Dan/Kabalakdam, Ketua Persit KCK Daerah XVII/Cenderawasih Ny. Juliet Izak Pangemanan, Prajurit dan PNS TNI AD jajaran Kodam XVII/Cen.

Dalam upacara ini, Pangdam XVII/Cen membacakan amanat Kasad menegaskan bahwa Hari Juang TNI AD merupakan momentum penting untuk mengenang perjuangan para pahlawan yang telah rela mengorbankan jiwa dan raganya demi mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan Bangsa Indonesia.

“Perkuat kemanunggalan TNI AD Rakyat, sebagai kunci keberhasilan dalam menghadapi berbagai macam tantangan, seperti perubahan iklim dan potensi konflik sosial,” jelas Pangdam.

Usai upacara hari Juang, saat dikonfirmasi mengenai tema hari Juang TNI AD “TNI Bersama Rakyat Bersatu Dengan Alam untuk NKRI” oleh Insan Media, Pangdam mengungkapkan bahwa TNI AD harus bersatu dengan alam, karena tantangan seluruh dunia adalah konflik sosial dan bencana alam.

“Bencana alam dalam penanganannya, kita harus paham alam, dengan kita menjaga alam maka alam menjaga kita. Dengan harapan tidak ada bencana alam dan mampu mengatasi bencana alam, khususnya banjir bandang di Sentani,” tegas Pangdam.

“Kodam juga memiliki program di semua jajaran dalam memenuhi kebutuhan air bersih untuk masyarakat. Program ini membuat masyarakat terbantukan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Pangdam berpesan kepada Prajurit Kodam untuk melaksanakan tugas secara profesional disesuaikan dengan dinamika saat ini, khususnya kearifan lokal Papua.

“Tanah Papua Tanah yang diberkati dan bertuah. Siapa yang menabur maka siapa menuai, sehingga bila menabur kebaikan akan menuai kebaikan, tetapi menuai kejahatan maka akan menuai kejahatan. Maka mari kita menabur kebaikan, termasuk pula kelompok yang mengganggu keamanan untuk menabur kebaikan,” tegas Pangdam.

Usai upacara, kegiatan dirangkai dengan acara syukuran di Aula Mayonif RK 751/VJS.

“Selamat Hari Juang TNI AD Tahun 2023 kepada segenap prajurit dan PNS Kodam XVII/Cen. Hari Juang TNI AD merupakan peringatan peristiwa bersejarah dan penting dalam perjuangan Kemerdekaan Indonesia. Momen tersebut menjadi simbol kemanunggalan TNI AD dengan Rakyat Indonesia,” jelas Pangdam.

Saat didaulat melakukan pemotongan tumpeng, Pangdam XVII/Cen didampingi Ketua Persit KCK Daerah XVII/Cen Ny. Juliet Izak Pangemanan menyerahkan tumpeng kepada Mayor Cpl Nurudin salah satu Perwira Paldam XVII/Cenderawasih sebagai bentuk apresiasi karena sebagai pendonor darah terbanyak.

“Penghargaan ini diberikan karena sudah menyumbang darah 100 kali, artinya sudah banyak nyawa yang berhasil diselamatkan. Mari perbanyak berbuat kebaikan, karena kita hidup untuk membuat orang lain hidup,” ungkap Pangdam.

Check Also

Babinsa Koramil 1710-07/Mapurujaya Beri Makanan Tambahan Bergizi Di Kampung Muare

Timika ~ Tidak bisa dipungkiri bahwa angka stunting di Indonesia masih tinggi termasuk di wilayah …