Pangdam XVII/Cenderawasih Didampingi PJU Kodam Dan Anak Yatim Piatu Beribadah Bersama Di Masjid Assyifa RS Marthen Indey

Jayapura – Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa bersama Para Pejabat Utama Kodam (PJU) melaksanakan kegiatan berbuka bersama dan memberikan tali asih kepada Anak Yatim Piatu dan keluarga besar TNI, dilanjutkan shalat Isya dan shalat Tarawih berjamaah di Masjid Assyifa Rumah Sakit Marthen Indey, Kota Jayapura, Sabtu (15/4/2023).

 

Demikian disampaikan Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Kav Herman Taryaman, S.I.P., M.H dalam keterangannya.

“Pemberian tali asih anak Yatim Piatu terdiri dari anak Yatim Piatu dari Satuan Kesdam, Paldam, Ajendam XVII/Cenderawasih dan Pondok pesantren Argapura serta Pondok pesantren Angkasa,” jelas Kapendam XVII/Cenderawasih.

Turut hadir dalam kegiatan di RS. Marthen Indey tersebut, Brigjen TNI R. Sidharta Wusnu Graha, S.E., Para Asisten Kasdam XVII/Cenderawasih, Para Pamen Ahli dan Para Dan/Kabalakdam XVII/Cenderawasih.

Mengawali kegiatan di RS. Marthen Indey, Ustadz Serka Agus Parwoto menyampaikan ceramah singkatnya tentang makna dan keutamaan Lailatul Qodar, yaitu terdapatnya waktu/malam yang pada momen hari itu lebih baik dari 1000 bulan, yang akan datang jelang dari 10 hari terakhir bulan Ramadhan.

“Malam Lailatul Qodar, adalah malam kemuliaan yang lebih mulia dari 1000 bulan. Malaikat turun ke bumi untuk menghitung takbir Allah dari umat manusia,” jelas Ustadz Serka Agus Parwoto.

“Hidup akan mendapat berkah bila istiqomah dalam ibadah. Demikian pula orang yang mendapatkan Lailatul Qadar maka hidupnya akan selalu dimudahkan dan keberkahan,” imbuh Ustadz.

Lebih lanjut disampaikan tentang harapan bulan Ramadhan dapat dijumpai kembali pada tahun berikutnya.

“Ramadhan tinggal 5 atau 6 hari lagi, sehingga jangan lupa membayar zakat fitrah, termasuk zakat Mal. Mari kita mendekatkan diri kepada Allah SWT, semoga dosa-dosa kita diampuni,” ungkap Ustadz.

Sementara itu dalam ceramahnya, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Muh. Saleh Mustafa mengapresiasi kondisi Masjid Assyifa RS. Marthen Indey yang terjaga kerapian dan keindahannya.

“Nabi Muhammad telah membawa agama Allah, sehingga semoga para jamaah mendapat safaat kelak diakhir jaman,” ungkap Pangdam XVII/Cenderawasih.

“Demikian pula saya memimpin juga akan diminta pertanggungjawabkan, sehingga imam atau pemimpin memiliki tanggungjawab besar.”

“Selaku Pangdam XVII/Cenderawasih saya menghimbau kepada Para Prajurit, agar memahami bahwa prajurit hampir sama dengan para Nabi derajatnya yaitu Prajurit termasuk golongan syuhada. Oleh karenanya pada kesempatan ini mari kita doakan Prajurit yang gugur saat bertugas,” jelas Pangdam XVII/Cenderawasih.

Lebih lanjut Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa menjelaskan 2 golongan Syuhada, yaitu yang pertama, Prajurit menegakkan agama Allah menegakkan keadilan dengan menjalankan perintah dan menjauhi larangannya. Oleh karenanya mari kita cari hubungan dengan Allah. Yang Kedua, Prajurit menjalankan perintah menegakkan kedaulatan. Misal seperti apa yang dilakukan Babinsa yang setiap hari memikirkan orang lain. Sehingga saya mengajak menjadikan pekerjaan dan ladang kita untuk membantu orang lain.

“Saya minta RS. Marthen Indey ini, apabila ada yang tidak memiliki atau lupa tidak membawa BPJS, maka agar segera dibantu dan saya berharap Para Prajurit Kodam XVII/Cenderawasih agar menjadi pejuang-pejuang, menjadi syuhada-syuhada di jalan Allah,” tutup Pangdam XVII/Cenderawasih.

Otentifikasi : Pendam XVII/Cenderawasih.

Check Also

Pangdam Cenderawasih Mendampingi Menteri Pertanian RI Dalam Rakor Peningkatan Produksi Pangan Nasional

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan, M.Han mendampingi Menteri Pertanian RI Dr. Ir. H. Andi …